KKN!

KKN adalah salah satu implementasi seorang mahasiswa untuk menerapkan teori yang didapat diperkuliahan untuk dibenturkan dengan kondisi ekonomi, sosial, budaya yang ada di masyarakat. Bagi saya, hal ini merupakan salah satu jalan alternatif untuk sedikit menyadarkan bagi mahasiswa yang selama kuliahnya tak pernah sadar akan kehidupan sosial diluar perkuliahannya. KKN sendiri merupakan kerja kuliah nyata, yang dilakukan untuk menghadapi kondisi permasalahan yang ada didaerah tertentu untuk melepaskan, memberi inovasi, dan menyelesaikan agar menjadi lebih baik. Ini adalah bentuk pembelajaran bagi mahasiswa agar mereka memahami, menyadari, dan bahkan ikut bergerak dalam membebaskan setiap permasalahan kompleks dalam masyarakat. Pembelajaran yang sebelumnya tak pernah didapat, karena hanya mengenyam teori barat yang diagungkan dalam kelas, dan ternyata kondisi dan situasi sosial dalam masyarakat sangat berbeda dengan teori yang disuguhkan oleh dosen. Hal ini tak banyak disadari oleh sebagian kalangan, ketika ilmu hanya sebatas ilmu, dan tak berfilsafat serta tak ada kesatuan antara teori dan praktek, ini merupakan kecacatan pembelajaran. Sebagai mahasiswa, hendaknya menyadari hal ini, karena pembelajaran dalam kelas kenyataannya tak mampu untuk mengatasi permasalahan diluar yang banyak tuntutan dan serba instan. Hal yang semestinya dilakukan ialah menyadarkan diri sendiri, akan rakyat yang ternyata sangat membutuhkan uluranan tangan mahasiswa dan aksi nyata yang semestinya dilakukan agar rakyat ini tak terbelenggu dengan sangkar emasnya dari sebuah jeratan masalah yang senantiasa menghantui dan menjatuhkan mereka. Penjelasan singkat ini setidaknya menyadarkan akan tupoksi sebagai pelajar tertinggi dan terhormat, agar lebih sedikit sadar akan hal yang harus dilakukannya. Salah satu tugas "Agent Of Control" hendaknya memahami situasi dan kondisi permasalahan sosial yang ia tinggali, yang ia akan rubah dengan sebagian perencanaan strategi agar kembali ke strata baik. Jika menganut pandangan Tan Malaka, ketika pendidikan yang tinggi ternyata hanya membawa situasi kelas saja, dan mereka tak mampu memahami kondisi situasi yang semestinya diselesaikan, lebih baik pendidikan itu dihilangkan saja, Karena hakikat pendidikan ialah Penyadaran. Kembali ke konteks awal mengenai KKN, saya pribadi menjumpai banyak kondisi yang ternyata diluar nalar kepala. Mekanisme tataran sebagian wilayah dari negara Indonesia ini tak selalu menjalankan konsepsi arahan dari pemerintah pusat. Banyak hal yang ternyata tak dijalankan sebagaimana mestinya, dan pemicu masalah besar yang menjadi bom waktu akan meledak diwaktunya ketika menjumpai titik klimaksnya. Hal ini saya buktikan dengan beberapa tataran lembaga yang sudah bertugas dengan mekanisme baik, akan tetapi ketika sudah menjalar kebawah tak menjalankan mekanisme yang semestinya dilakukan, dan hal ini mengalami kebuntuan jalan keluar yang semestinya harus sudah selesai ditataran terendah. Pembelajaran kecil ini bagi saya sudah membuktikan, jikalau sebagai pelajar tertinggi tak mampu mengenali dan tak biasa mempelajari hal yang sedemikian rupa, menurut saya akan sangat dusta kita, ketika esok menjadi pemimpin dan selalu mengulang kesalahan yang sama, dan kembali ke hakikat pendidikan tak mampu menyelesaikan tugas pribadinya sebagai penemuan jalan keluar. Desa Pojok, Campurdarat, Tulungagung adalah satu contoh pembelajaran besar bagi saya. Hal yang sedemikan rupa telah sedikit mengetuk pintu hati manusiawi yang semestinya dimiliki oleh seorang "Manusia". Melihat bagaimana cara mereka berkembang, berproses dengan selalu belajar membuat saya kagum. Salah satunya di ranah ekonomi, sebagian besar penduduk menjalan pertanian. Hal yang kita jumpai merupakan hal hal umum yang menjadi soal, yakni masalah hama dan kekeringan. Kondisi ini sengat menakutkan bagi petani. Hama biasa yang menyerang adalah virus, virus yang menyerang tembakau akan mati dengan cepat. Ada beberapa pendapat, jikalau tak sesuai menanam dibulan tertentu akan menyebabkan kelayuan mendadak, sampai sejauh ini, belum ada solusi pasti dari dinas pertanian terkait masalah tadi, karena masih dalam tahap observasi. Daerah tulungagung pesisir, merupakan daerah tandus yang selalu minim sekali hujan datang. Sehingga masalah setiap tahun sama, yakni kekeringan. Dalam cuaca sekalipun, tak memihak sekali untuk daerah pesisir. Untuk itu, petani menanam tanaman yang cocok dengan kriteria lahan yang ada. Tak lepas dari tugas tugas dinas pertanian, Badan penyuluh pertanian, semestinya ada pemuda kecil yang tercerahkan dengan memberi empati terhadap kondisi yang ada disekitar. Sebagaimana yang saya dapati, tak ada sedikitpun simpati dari pelajar tinggi yang memiliki rasa ingin tau dan membantu menyelesaikan masalah dalam wilayahnya, dan ini menjadi PR besar bagi kalangan mahasiswa khususnya, upaya upaya yang dinanti nanti oleh masyarakat untuk datang.

Komentar