Postingan

Wahai Roman!

Sekiranya, aku adalah Batu yang selalu terkena tetesan air yang ringan dan menyejukan. Hal yang semestinya dipahami adalah mengawal dan menjaga hati, dengan masalah roman sebagai topik masalah di kehidupan remaja. Adalah kesalahan, saat menyampingkan hal tersebut untuk dihindari, dijauhi, bahkan diasingkan. Wahai perempuan, memanglah engkau adalah racun bagi setiap laki, dan racun yang selalu menyebar ke seluruh tubuh bak racun sungguhan. Jika kata kata suci yang dilontarkan adalah kepalsuan yang semestinya tak dilontarkan, lantas dimana yang dianggap sebagai pria sejati dengan mengepalkan hati hanya untuk satu "Perempuan". Sebagai remaja, tentulah memahami apa itu Roman yang dengan hati hati membelai hati, lantas apa gunanya hati, jika hanya rupa dan kata yang menjadi dasar awal menentukan kemana afah hati berlabuh, ini bukan perkara Fisik..tapi perkara Fiksi hati yang belum terlihat secara komprehensif.

KKN!

KKN adalah salah satu implementasi seorang mahasiswa untuk menerapkan teori yang didapat diperkuliahan untuk dibenturkan dengan kondisi ekonomi, sosial, budaya yang ada di masyarakat. Bagi saya, hal ini merupakan salah satu jalan alternatif untuk sedikit menyadarkan bagi mahasiswa yang selama kuliahnya tak pernah sadar akan kehidupan sosial diluar perkuliahannya. KKN sendiri merupakan kerja kuliah nyata, yang dilakukan untuk menghadapi kondisi permasalahan yang ada didaerah tertentu untuk melepaskan, memberi inovasi, dan menyelesaikan agar menjadi lebih baik. Ini adalah bentuk pembelajaran bagi mahasiswa agar mereka memahami, menyadari, dan bahkan ikut bergerak dalam membebaskan setiap permasalahan kompleks dalam masyarakat. Pembelajaran yang sebelumnya tak pernah didapat, karena hanya mengenyam teori barat yang diagungkan dalam kelas, dan ternyata kondisi dan situasi sosial dalam masyarakat sangat berbeda dengan teori yang disuguhkan oleh dosen. Hal ini tak banyak disadari oleh sebagi...

Emas yang tak dianggap

2018.. Sejengkal kecil cerita nan penuh romantisme datang Secuwil kisah dibalik beribu kisah yang ku ukir, dan kau ukir untuk waktu yang singkat. Bukan ambisi, untuk mendapatkan sejengkal hati yang kau punya untuk kudapat, karena aku sadar bagaimana posisi salahku ketika ini hadir. Bukan kemudian selalu mengedepankan niatan untuk menyatukan hal yang kita anggap terbaik. Aku sadar...posisiku salah dengan kondisi seperti ini Kalau diibaratkan, seperti hak demokrasi yang kau junjung, tak sebanding dengan hak demokrasi yang seharusnya juga aku junjung...karena kau telah berada di garis depan dengan seseorang yang lebih lama engkau sanding. Lantas, apa hal yang membuatmu ingin membuat cerita kecil denganku ketika itu sudah ada dan selalu menbuatmu nyaman? Ketidaktahuanku membuahkan akar yang runtuh, ketika akar ini mencoba naik dengan pupuk pupuk yang kau tabur. Karena hati ini terlalu rapuh, ketika berbicara soal romantisme... Karena kau tak tau, bagaimana posisi tersulitku untuk ...

Ngopi!

Gambar
Ngopi Ketika menjadikan inspirasi muncul Berbagai kepentingan didalamnya muncul..Bisnis,kongkow kongkow, diskusi, mengerjakan Tugas, dan Untuk relationship Romantisme yang membalut asmara pemuda. Asmara? Aaihh Apa itu? Fase ngopi pemuda untuk mahasiswa khusunya, sudah beralih ke transisi mengarah ke budaya baru untuk mengisi waktu luang, dan menampakan dirinya pada situasi kondisi agar pemuda ini tampak seperti anak gaul...Mencari gagasan, membahas diskusi kecil dengan berbagai konflik ekopolsosbud sudah hilang dengan datangnya Kepentingan baru kini. Karena dengan rata-rata 16 kali pertemuan satu semester, disatu mata kuliah, minus 2 untuk UTS dan UAS,memaksa kita belajar dengan 1 hari,1 Bab selesai...belum ditambah tugas yang memberatkan. Dan ditambah presentasi sekali dalam semester menjadikan kita hanya faham pada satu bab yang jadi tugas kita presentasi..Dan materi materi perkuliahan akademis tak mampu menjawab permasalahan kondisi kondisi sosial yang menimbulkan kesenjangan....